Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Makhorijul Huruf dan Perinciannya Lengkap

GWTelah diterangkan oleh Al – Fakir dalam bukunya fathul mannan, bahwa makhorijul huruf atau keluarnya huruf dan sifatul huruf adalah bagian penting dari pada tajwid, pokoknya tajwid ada disitu. Yang tidak lain nanti ada sangkut pautnya dalam membaca hukum bacaan dari mulai ghunnah, mad, dan lainya.

Tempat Keluarnya Huruf

Dimanapun buku karangan ahli tajwid pasti akan terlebih dahulu menerangkan mengenai babnya makhorijul huruf dan sifatul huruf sebelum memulai untuk ke bab hukum – hukumnya dan lain sebagainya itu, mengapa ? karena dengan begitu pembaca akan dapat merasakan setiap huruf yang keluar dan menikmatinya dalam membaca.

Terdapat 5 tempat keluarnya huruf diantaranya adalah

-* Jauf / ruangan dalam mulut (الجوف)

-* Halqi / tenggorokan (الحلق)

-* Lisan / Lidah (اللّسان)

-* Syafatain / dua bibir (الشّفتين)

-* Khoisyum / hidung terdalam (الخيشوم)

Sudah diterangkan pada artikel sebelumnya DISINI bahwa makhorijul huruf menurut Asy-syekh Ibnul Jazariy, kemudian pada bukunya al-fakir dikatakan itu ada 17 makhroj kemudian diringkas menjadi 5 makhroj seperti yang telah disebutkan di atas. Kemudian perincianya bagaimana ?

-* Ruangan Mulut (الجوف)

Lubang tenggorokan sampai ruangan mulut adalah tempat keluarnya huruf mad yaitu alif, waw mati setelah dhommah dan ya’ mati setelah kasroh seperti yang ada pada lafadz (نوحيها). Huruf 3 ini bergelar dengan nama huruf jaufiyyah (lubang) karena keluarnya mulai dari lubangnya tenggorokan sampai lubangnya mulut.

Perinciannya :

+ Ketika mengucapkan wawu bibir agak maju seperti mau mencium

+ Ketika mengucapkan ya’ agak meringis kelihatan giginya bibir melebar samping.

+ Ketika mengucapkan alif mad maka keadaan bibir terbuka, gigi renggang antara atas dan bawah.

-* Tenggorokan (الحلق)

Tenggorokan merupakan makhroj yang terdalam. Maka untuk menghasilkan huruf 6 tersebut dibutuhkan bersungguh – sungguh dan berhati – hati. Kalau tidak, akan mudah menjadi huruf yang samara tau serupa satu sam lainnya. Huruf ini disebut juga huruf miliknya dari pada hukum bacaan idzhar dalam babnya nun sukun dan tanwin.

Tempat tenggorokan ini terbagi menjadi 3 makhroj dengan perincian untuk keluarnya 6 makhroj antara lain :

+ Pangkal tenggorokan / tenggorokan bawah hurufnya berupa hamzah dan ha’ ( ء, هـ)

+ Tenggorokan bagian tengah hurufnya berupa ‘ain dan ha’ ( ح, ع)

+ Tenggorokan yang paling dekat dengan lidah / tenggorokan atas hurufnya berupa ghain kho’ ( خ, غ).

-* Lisan atau Lidah (اللّسان)

Pada tempat ini terbagi menjadi 10 makhroj untuk keluarnya 18 huruf antara lain :

+ Pangkal lidah bagian atas (paling dekat dengan tenggorokan) hurufnya berupa qaf (ق).

+ Pangkal lidah bawah nya qaf (ق) berupa hurufnya kaf (ك).

+ Tengah lidah dan Langit – langit atasnya berupa hurufnya jim (ج), syin (س), ya’ (ي).

+ Tepi kanan kiri lidah dan gigi geraham yang melurusi, memanjang sampai makhrojnya lam (ل) berupa hurufnya dod (ض).

+ Tepi kanan kirinya lidah sesudah makhroj nya dod (ض) / lidah bagian depan setelah makhrojnya dod berupa hurufnya lam (ل).

+ Ujung lidah dan gusinya gigi muka dua yang atas atau ujung lidah dengan gusi atas agak keluar sedikit dari makhroj lam (ل) berupa hurufnya nun (ن).

+ Ujung lidah lebih kedalam sedikit dari pada nun yakni berupa huruf ro (ر).

+ Punggungnya ujung lidah dan pangkalnya gigi muka dua yang atas berupa huruf ta’ (ت), dal (د), tho’ (ط).

+ Ujung lidah dan halamannya gigi muka dua yang atas atau ujung lidah dengan rongga antara gigi atas dan gigi bawah dekat dengan gigi bawah berupa huruf za’ (ز), syin (س), sod (ص).

+ Punggungnya ujung lidah dan ujungnya gigi muka dua yang atas atau ujung lidah dengan ujung dua buah gigi yang atas berupa hurufnya tsa (ث), dzal (ذ), dzo (ظ).

-* Bibir Dua (الشّفتين)

Tempat Bibir dua ini terbagi menjadi 2 bagian makhroj untuk keluarnya 4 huruf antara lain :

+ Dalamnya bibir yang bawah dan pucuknya gigi muka dua yang atas atau bagian tengah dari bibir bawah dengan ujung dua buah gigi yang atas berupa hurufnya fa’ (ف).

+ kedua bibir atas dan bawah bersama – sama berupa hurufnya ba’ (ب), mim (م), wawu (و).

-* Pangkal Hidung (الخيشوم)

Pangkal hidung yang terdalam dibuat untuk keluarnya huruf – huruf ghunnah seperti mim (م), nun mati (نْ), dan tanwin.

Jadi itulah artikel mengenai Makhorijul Huruf dan Perinciannya Lengkap semoga bermanfaat salam dari kami griya waras, see u next time every body wassalamu’alaikum.

GW Berbagi 

Belajar : Akhlak

Belajar : Fiqih

Belajar : Tajwid

2 komentar untuk "Makhorijul Huruf dan Perinciannya Lengkap"

  1. Secara teknis saya sebagai orang awam agak kesulitan menghafal hukum2 yg dituliskan diatas tapi dari segi praktek alhamdulillah sepertinya tidak terlalu sulit diucapkan 👍

    BalasHapus